Senin, 21 Mei 2012

Cara Menangani Anak yang Sulit Makan

Orangtua seringkali menghadapi masalah karena anak mereka yang sulit makan. Untuk membuat si kecil mau makan memang memerlukan trik-trik tersendiri. Berikut adalah beberapa cara untuk mendorong dan membangun kebiasaan makan yang sehat pada anak, seperti dilansir Parents Zone.

1. Membuat Suasana Makan yang Menyenangkan

Ketika anak Anda tidak mau memakan makanannya sampai habis atau bahkan tidak menyentuh makanannya, sebaiknya jangan dipaksa, karena semakin Anda memaksanya maka masalah makan anak semakin buruk. Anda bisa mengubah waktu makan menjadi lebih menyenangkan dengan mengajaknya membuat makanan bersama, bereksperimen dengan resep baru atau bisa juga dengan menghias makanan yang ia tidak sukai seperti sayur menjadi lebih menarik.

2. Konsultasikan ke Dokter

Jika nafsu makan adalah masalah utama dari kebiasaan makan yang buruk bagi anak, Anda bisa meminta bantuan dokter anak atau ahli gizi. Biasanya dokter akan memberi vitamin atau susu khusus yang dapat meningkatkan nafsu makan anak.

3. Ajak Si Kecil untuk Memasak


Jangan menganggap anak sebagai pengganggu ketika dia menghampiri Anda ke dapur. Ajak dia untuk membantu Anda menyiapkan hidangan, dan ikut andil dalam beberapa tugas sederhana seperti mengaduk, mencampur atau bahkan mencuci bahan makanan. Dengan begitu, Anda dapat membantu anak untuk merangsang kreatifitas, melatih ketangkasan dan mengasah keterampilan bekerja sama, selain itu juga mempererat hubungan antara orangtua dan anak. Dengan membantu menyiapkan makanan, Anak dapat belajar menghargai makanan setelah mengolahnya sendiri.

4. Perbanyak Konsumsi Sayur dan Buah


Buah dan sayuran segar dapat menjaga tubuh anak tetap sehat, jadi tingkatkan konsumsi sayur dan buah anak Anda. Mungkin Anda bisa mencoba mengolah sayuran dan buah sebagai cemilan ringan yang ditambahkan dengan beberapa makanan yang disukainya seperti coklat atau cornflakes, atau cobalah resep-resep baru untuk mengolah sayur dan buah menjadi makanan yang belum pernah dicoba, sehingga akan meningkatkan keinginan anak untuk makan sehat.

Referensi : wolipop.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar